![]() |
| https://www.proaktifmedia.com/ |
MERDEKA TAPI TERJAJAH
Emha Fawaid Ibnu Rusy*)
Kami kibarkan sang saka dengan dada yang
gagah
Teriak "Merdeka!" tapi hati masih
serakah
Tanah warisan dijual demi gaya yang mewah
Budaya leluhur ditukar demi tawa yang murah.
Kami merdeka dari bedil, namun jiwa masih
terbelenggu resah
Kapan kita benar-benar bebas, merdeka dengan
tawa yang renyah.
Kantor dipenuhi cendekia, namun hatinya
serakah
Negeri melahirkan juara, tapi nuraninya hilang
arah
Pemimpin bersumpah suci, kata-katanya penuh
pesona indah
Kenyataan di lapangan, ternyata biang dari
segala musibah.
Kami lepas dari bedil penjajah, tapi batin
masih dililit resah
Kapan kita benar merdeka, dengan senyum yang
tulus dan cerah.
Posting: 17 Agustus 2026; 08.00 WIB
*) Alumni Ponpes Nurul Muchlisin Rubaru,
Sumenep dan Pesma Al-Husna Surabaya
Departemen 3: Pembinaan
Mental Aswaja dan Lintas Sektoral (PMALS) PERGUNU Tanggul (2025-2030)
